Si Abang Ojol dan W Sang Oknum PNS Arogan Akhirnya Damai

PEKANBARU71 Dilihat

Pekanbaru – “MQ” Si Abang Ojol dan “W” Sang oknum PNS Arogan Pemprov Riau akhirnya dapat dimediasi oleh Pihak Pemerintah Provinsi Riau melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau Sayharial Abdi dengan Pihak GO-JEK yang diwakili oleh Satgas GO-JEK Iwan.

Hal ini tentu saja tidak lupa dari upaya Wagubri Edi Natar Nasution yang menginginkan PNS Riau bermarwah dan bermartabat dalam melayani dan mengayomi masyarakat di wilayah kerjanya.

Dalam pertemuan itu bermaksud menyelesaikan miskomunikasi yang mengakibatkan misunderstanding atau terjadi kesalahah pahaman, pada Rabu (23/8/23) bertempat di Kantor GO-JEK bilangan Jalan Sudirman.

Permasalahan yang cukup rumit ini akhirnya mencair yang memang tujuanya agar tidak berlarut-larut sehingga tidak dilanjutkan ke arah yang lebih jauh lagi.

Melihat keseriusan kedua belah pihak dalam mencari jalan keluar terbaik dengan mediasi mendapat perhatian dari awak media.

“MQ” Abang Ojol semangat menyampaikan hasil pertemuan dengan pihak “W” Sang Oknum PNS Arogan dalam rapat tertutup yang tidak boleh dihadiri wartawan dan tanpa menghidupkan HP para peserta yang hadir dalam ruangan, foto-foto dilaksanakan setelah usai rapat.

“Jadi gini, pihak satgas yang membuat janji juga terhadap W yang ternyata datang dengan rombongan yang diawali dengan Pak Yosi dimana W hadir setelah jam 12 siang ini menyayangkan pemberitaan yg beredar”, kata “MQ”.

“Setelah saling memaparkan tentang kejadian kemarin, pelik memang kejadian itu terjadi ternyata human error (miss komunikasi)”, ucap Bang Ojol yang mempunyai pendidikan tinggi dan bergelar sarjana S1 pula.

“Alhamdulillah, “W” mencabut suspen si bg ojol karena ia kenal dengan saudara bg ojol bekerja satu atap dengan “W” walau mungkin kedudukan “W” lebih tinggi secara struktur organisasi nya “, imbuhnya.

Dari hasil pertemuan ini terjadi kesepakatan kedua belah pihak tidak akan melajutkan permasalahan ini ke ranah yang lebih luas lagi, pada saat itu jam dinding telah menunjukkan pukul jam 15.00 wib sore dimana rombongan sudah meluangkan waktu untuk datang ke kantor GO-JEK.

“Saya sangat senang dengan kehadiran mereka, ini semata karena saya mengingat orang tua, anak dan istri saya yang memperhatikan kisah “W” dan berita yang beredar”, sampainya.

“ Sedangkan “W” menyayangkan terkait dalam pemberitaan membawa-bawa nama keluarga nya. Untuk semua yang sudah terjadi saya dengan segala kerendahan hati meminta maaf “, jelas “MQ”.

Ditempat berbeda Aji Wihardandi Head of Regional Corporate Affairs Gojek Sumatra turut memberikan keterangan nya kepada awak media.

“Sebagai pihak dari Gojek menyayangkan kejadian yang merugikan mitra kami. Saat ini, kedua belah pihak telah menyelesaikan kejadian tersebut secara kekeluargaan. Kami berharap para pelanggan dan mitra bisa saling menahan diri agar kejadian serupa tidak terjadi kembali”, sampai Aji Wihardandi

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan terkait ekosistem Gojek. Adapun kanal pelaporan dapat melalui customerservice@gojek.com untuk pelanggan maupun pengguna jalan, dan driversupport@gojek.com untuk mitra driver Gojek.”, tutupnya.

Laporan : tetiba guci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *