Komisi I DPRD Kota Dumai Gelar RDP Terkait Santunan Kecelakaan Kerja PT. SDO

0
Desariau.com (DUMAI) – Rapat dengar pendapat (RDP) terkait santunan kepada keluarga/ahli waris korban kecelakaan kerja PT. SDO yang digelar oleh Komisi I DPRD Kota...

Di Usia 237 Tahun Kota Pekanbaru, Ini Segudang Prestasi Dibawah Kepemimpinan Firdaus-Ayat

0
DESARIAU.COM (Pekanbaru) - Peringatan hari jadi Kota Pekanbaru ke-237 tahun sampai pada puncak perayaan dengan digelarnya rapat paripurna yang berlangsung secara virtual, Rabu (23/6/2021). Dimana...

Ekspor Riau Berkontribusi 10,73 Persen terhadap Nasional

0
PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat nilai ekspor Riau Mei 2021 sebesar US$ 1,78 miliar, mengalami kenaikan 11,01 persen dibanding ekspor...

Bawaslu Dukung Bakohumas KPU Riau

0
Pekanbaru - Ketua Badan Pengawas pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau, Rusidi Rusdan, S.Ag., M.Pd.I mengatakan siap mendukung Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) yang di canangkan...

Konflik Lahan Masyarakat Kian Memanas, Hasil Mediasi Belum Berbuah Hasil

BENGKALIS – Konflik lahan yang diklaim oleh oknum pengusaha dari Pekanbaru inisial N alias Bombing yang terjadi di Desa Lubuk Gaung, Kecamatan Siak Kecil, Bengkalis semakin memanas.

Saat mediasi di gedung aula Desa Lubuk Gaung yang dihadiri oleh Mulyadi, Sutris, M. Jep, dan Rifai yang mewakili masyarakat yang memiliki lahan tidak membuahkan hasil.

“Saya betul betul kecewa, karena hasil pertemuan di gedung aula Desa Lubuk Gaung ini tidak mebuahkan hasil. Oknum penggarap lahan atas nama BM alias Bombing juga tidak hadir, dan M Yusuf selaku pemeran utama pelaku pembuatan titik kordinat di lahan masyarakat sehingga infestor bisa masuk ke wilayah lahan Masyarakat juga tidak hadir,” ungkap Mulyadi, Ahad (30/5).

Mulyadi menceritakan, terkait konflik lahan di desa Lubuk Gaung ini, sebenarnya sudah beberapa bulan yang lalu dan sudah pernah dirapatkan di desa, tapi juga tidak mebuahkan hasil, dalam artian lahan masyarakat tetap diklaim oleh Bombing lahan miliknya.

“Saya menduga kades kami bermain masalah lahan yang ada di Desa Lubuk Gaung. Pasalnya, ada berupa peta dan titik Koordinat untuk penggarapan lahan di Dusun Rumbai Jaya, dan ditandatangani kepala desa Lubuk Gaung, dan sekarang di garap Bombing. kalau tidak desa yang memberi izin siapa lagi, sehingga lahan kami bisa di kuasai oknum inisial Bombing,” cetusnya.

Menurutnya, lahan yang digarap Bombing itu bukan hutan lagi, tapi itu sudah semak belukar, dan pernah dikerjakan masyarakat desa Lubuk Gaung sejak tahun 2012 lalu, dan sebagian sudah di tanami sawit dan getah. “Bisa pula lahan masyarakat di klem dia,” ujar Mulyadi kesal.

Kepala Desa, Samar saat dikonfirmasi mengakui kalau yang menandatangani peta kerja dan kordinat itu adalah benar dirinya.

“Tapi bukan untuk diberikan ke Bombing, itu salah, dan saya sama Bombing tidak pernah jumpa, sedangkan saya menelpon Bombing saja tidak pernah diangkat HP saya, setahu saya Bombing itu bisa masuk ke lahan masyarakat itu salah titik kordinat, makanya saya akan panggil M Yusuf, karena dia lah yang survey ke lahan tersebut,” ujarnya.

“Saya sudah melakukan upaya mediasi di desa agar masalah ini bisa di selesaikan, tapi juga tidak ada titik terangnya. Kalau masalah terkait saya menerbitkan surat di lahan itu tidak benar, saya sedikitpun tidak pernah mengeluarkan surat untuk Bombing apalagi atas nama Bombing, itu tidak benar. Kalau Bombing merasa punya surat tolong berikan ke desa biar saya cek di arsip desa, siapa yang mengeluarkan surat tersebut. Kemungkinan besar kalau pun ada surat itu yang mengeluarkan M Yusuf, bukan saya,” pungkasnya.

Ketika disinggung peran M Yusuf itu sebagai apa, hingga bisa mengeluarkan surat, Samar menjawab, M Yusuf itu sepengetahuannya, sebagai ketua kelompok.

“Kemungkinan besar dia itulah yang memalsukan surat tersebut, sehingga Bombing bisa mengelola lahan tersebut,” ujarnya.

Selanjutnya, ketika ditanya Bombing itu siapa sehingga bisa memasukkan alat beratnya untuk mengerjakan lahan milik masyarakat, Samar pun menjawab tidak tahu awalnya Bombing itu siapa, setelah lahan itu ribut sama masyarakat baru diketahuinya, kalau Bombing itu dapat lahan dari M. Yusuf.

“Harapan saya sebagai kepala Desa Lubuk Gaung berharap kepada Bombing agar segera turun ke lapangan agar bisa melihatkan surat yang dipegang, jangan hanya untuk menggertak masyarakat kami, Kalau mengatakan punya surat dasar SKGR, saya ingin tahu surat yang dipegang Bombing, karena disini saya kepala desanya dan saya tidak pernah mengeluarkan surat SKGR tersebut, kalau adapun, itu palsu,” ungkap Samar.

Ketika awak media mencoba menghubungi nomor telepon M.Yusuf, sangat disayangkan, nomor telepon yang dihubungi sudah tidak aktif lagi.

Hingga berita ini ditayangkan, baik Bimbing maupun M. Yusuf belum dapat dikonfirmasi. (Tim)

Terhubung

21,915FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Selanjutnya

Komisi I DPRD Kota Dumai Gelar RDP Terkait Santunan Kecelakaan Kerja PT. SDO

Desariau.com (DUMAI) – Rapat dengar pendapat (RDP) terkait santunan kepada keluarga/ahli waris korban kecelakaan kerja PT. SDO yang digelar oleh Komisi I DPRD Kota...

Di Usia 237 Tahun Kota Pekanbaru, Ini Segudang Prestasi Dibawah Kepemimpinan Firdaus-Ayat

DESARIAU.COM (Pekanbaru) - Peringatan hari jadi Kota Pekanbaru ke-237 tahun sampai pada puncak perayaan dengan digelarnya rapat paripurna yang berlangsung secara virtual, Rabu (23/6/2021). Dimana...

Ekspor Riau Berkontribusi 10,73 Persen terhadap Nasional

PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat nilai ekspor Riau Mei 2021 sebesar US$ 1,78 miliar, mengalami kenaikan 11,01 persen dibanding ekspor...

TERPOPULER

Anggota DPR RI, H. Nurzahedi, SE Alias Eddy Tanjung Pilih Daerah Kampar Sebagai Penutup Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

DESARIAU.COM (Kampar) - Menjelang penutupan tahun 2020, Agenda Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan menyisakan 1 kali kunjungan untuk Anggota DPR RI mengunjungi Daerah pemilihannya di...

DPRD Kampar Gelar Paripurna Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Kampar 2021

Desariau.com (Kampar) - Dalam rangka pembahasan KUA-PPAS APBD Kampar tahun 2021, Kembali Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar melaksanakan rapat paripurna, Kamis (12/11/2020)...

6 Orang Warga Meranti Tertular Covid-19 Hasil Swab Positif

MERANTI – Pandemi Covid-19 atau Virus Corona melanda lagi di Kabupaten Kepulauan Meranti, ada sebanyak 6 orang di nyatakan positif dan berada di Isolasi...

Berjalan 5 Bulan Pernikahan, Sumai Baru Tahu Istri Ternyata Polwan

Desariau.com - Selama 5 bulan meikah, Seorang suami berinisial SS (43) yang menikah dengan WS (43) baru tahu bahwa sang istri adalah Polisi Wanita...

Pusat Karir UIR Hadirkan Rektor IPB dan Presdir RAPP di Webinar Soft Skill Kepemimpinan

PEKANBARU - Pusat Karir Universitas Islam Riau kembali menggelar webinar bertajuk, 'Soft Skill Kepemimpian'. Rencana, webinar yang menghadirkan Rektor Intitut Pertanian Bogor Prof Dr...