Manfaatkan Perkarangan Rumah, Sukardi Akan Bantu Bibit Pepaya Bagi Warga Seikijang dan Langgam

0
PELALAWAN - Anggota DPRD Pelalawan Sukardi, SH mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya pepaya untuk tambahan penghasilan pasca Covid-19, Bandar Seikijang, 7 April...

Bupati Rohil H.Suyatno Buka MTQ Ke-XVII Rokan Hilir Dan Lantik  Dewan Hakim serta Majelis...

0
ROKAN HILIR - Bupati Rokan Hilir H.Suyatno mengukuhkan dewan hakim dan majelis Hakim Musabaqoh Tilawatil Qur’an ke - XVII tingkat Kabupaten Rokan Hilir tahun...

Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang, Simak Penjelasan Doktor Fabian Ini

0
PEKANBARU - Perwakilan Kantor Pantai Hospital Ayer Keroh di Pekanbaru Riau gelar temu Pers bincang sehat seputaran Penyakit tulang, dimana dari Pantai Hospital Malaysia...

April Mendatang, Ini Rangkaian Acara di HUT PWR Ke-2 Tahun

0
PEKANBARU - Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Wartawan Riau (PWR) Ke-2 tahun, berbagai rangkaian acara akan dilaksanakan, diantaranya berbagi sembako, masker, dan...

Perdagangkan Gading Gajah, Pelaku Diamankan Polda Riau

PEKANBARU – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau berhasil menangkap tiga orang pelaku perdagangan gading gajah di Jalan Lintas Pekanbaru-Taluk Kuantan, Desa Jake Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Rabu (11/11/2020).

Ketiga orang pelaku berinisial YP (52) warga Jambi sekaligus pemilik gading dan merupakan seorang PNS, YS (52) perantara dan WG (68) merupakan calon pembeli gading tersebut.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 2 buah gading gajah sumatera dengan ukuran panjang masing-masing 82 dan 85 cm yang terdapat ukiran berikut sebuah mobil avanza juga ikut diamankan oleh petugas.

Dir Reskrimsus Kombes Andri Sudarmaji didampingi Kabid Humas Kombes Pol Narto dan petugas dari BKSDA mengatakan, bahwa pihaknya memperoleh informasi masyarakat dalam pengungkapan kasus perdagangan gading gajah.

“Ketiga pelaku tersebut mempunyai peran masing-masing. YP sebagai pemilik gading gajah, YS sebagai perantara dan WG sebagai pembali,” katanya.

Andri menuturkan saat ini penyidik Direskrimsus masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga tersangka perdagangan satwa yang dilindungi ini.

Dari keterangannya, para tersangka ini mengakui baru pertama kali bertransaksi gading gajah.

“Motif perdagangan gading gajah ini diduga dilakukan oleh pelaku untuk mencari keuntungan karena nilai ekonomi yang tinggi,” jelasnya.

Seperti diketahui, pasal yang dikenakan kepada pelaku ini yakni, Undang – Undang RI No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya Jo Pasal 55 KUHPidana.

Pasal 21 ayat ( 2 ) Huruf d yang berbunyi “Setiap orang dilarang untuk memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh, atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian – bagian tersebut atau mengeluarkannyadari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia“.

Pasal 40 ayat ( 2 ) Undang – undang RI Nomor 05 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya berbunyi “barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat ( 1 ) dan ayat ( 2 ) serta pasal 33 ayat ( 3 ) dipidana penjara paling lama 5 ( lima ) tahun dengan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 ( seratus juta rupiah ). (REL/SIMON)

Terhubung

20,832FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Selanjutnya

Manfaatkan Perkarangan Rumah, Sukardi Akan Bantu Bibit Pepaya Bagi Warga Seikijang dan Langgam

PELALAWAN - Anggota DPRD Pelalawan Sukardi, SH mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya pepaya untuk tambahan penghasilan pasca Covid-19, Bandar Seikijang, 7 April...

Bupati Rohil H.Suyatno Buka MTQ Ke-XVII Rokan Hilir Dan Lantik  Dewan Hakim serta Majelis Hakim

ROKAN HILIR - Bupati Rokan Hilir H.Suyatno mengukuhkan dewan hakim dan majelis Hakim Musabaqoh Tilawatil Qur’an ke - XVII tingkat Kabupaten Rokan Hilir tahun...

Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang, Simak Penjelasan Doktor Fabian Ini

PEKANBARU - Perwakilan Kantor Pantai Hospital Ayer Keroh di Pekanbaru Riau gelar temu Pers bincang sehat seputaran Penyakit tulang, dimana dari Pantai Hospital Malaysia...

TERPOPULER

Anggota DPR RI, H. Nurzahedi, SE Alias Eddy Tanjung Pilih Daerah Kampar Sebagai Penutup Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

DESARIAU.COM (Kampar) - Menjelang penutupan tahun 2020, Agenda Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan menyisakan 1 kali kunjungan untuk Anggota DPR RI mengunjungi Daerah pemilihannya di...

DPRD Kampar Gelar Paripurna Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Kampar 2021

Desariau.com (Kampar) - Dalam rangka pembahasan KUA-PPAS APBD Kampar tahun 2021, Kembali Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar melaksanakan rapat paripurna, Kamis (12/11/2020)...

6 Orang Warga Meranti Tertular Covid-19 Hasil Swab Positif

MERANTI – Pandemi Covid-19 atau Virus Corona melanda lagi di Kabupaten Kepulauan Meranti, ada sebanyak 6 orang di nyatakan positif dan berada di Isolasi...

Berjalan 5 Bulan Pernikahan, Sumai Baru Tahu Istri Ternyata Polwan

Desariau.com - Selama 5 bulan meikah, Seorang suami berinisial SS (43) yang menikah dengan WS (43) baru tahu bahwa sang istri adalah Polisi Wanita...

Pusat Karir UIR Hadirkan Rektor IPB dan Presdir RAPP di Webinar Soft Skill Kepemimpinan

PEKANBARU - Pusat Karir Universitas Islam Riau kembali menggelar webinar bertajuk, 'Soft Skill Kepemimpian'. Rencana, webinar yang menghadirkan Rektor Intitut Pertanian Bogor Prof Dr...