Jamiludin Lantik 9 Penghulu di Rokan Hilir

0
ROHIL - Peghulu merupakan ujung tombak kepala daerah di lapangan untuk menjalankan pemerintahan dan pembangunan daerah. Demikian hal ini diungkap wakil bupati (Wabup) Rokan...

H. Nurzahedi Bersama SKK Migas & KKKS Serahkan Bantuan Sembako Kepada Warga Desa Tanjung...

0
KAMPAR – Wujud kepedulian dimasa Pandemi Covid-19 ini, SKK Migas & KKKS bersama Anggota DPR RI Pak H. Nurzahedi, SE Alias Eddy Tanjung memberikan...

Ini Kriteria Orang yang Tidak Boleh Divaksin Covid-19

0
JAKARTA - Vaksinasi COVID-19 di Indonesia sudah mulai berlangsung sejak kemarin, Rabu (13/1/2021). Namun, ada sejumlah kelompok orang yang tidak boleh divaksin COVID-19. Adapun salah...

Minimalisir Pengangguran di Dumai, SPRMII dan Disnaker Dumai Bersinergi

0
DUMAI - Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Rumpun Melayu Industri Indonesia (DPC SPRMII) Kota Dumai menggelar silahturahmi ke Disnas Tenaga Kerja Kota Dumai. Silaturahmi...

Masyarakat Sungai Apit Layangkan Petisi Kepada 3 Instansi Soal Polemik Penamaan Taman Syarifah Sembilan

SIAK – Setelah sempat viral dimedia sosial polemik penamaan Taman Syarifah Sembilan tak kunjung ditanggapi oleh Pemerintah Kecamatan Sungai Apit.

Melihat hal ini, masyarakat Sungai Apit melayangkan petisi kepada tiga instansi dan lembaga Pemerintah Kabupaten Siak, Rabu kemarin (14/10/20). Diantaranya Sekretariat Daerah Kabupaten Siak, DPRD Kabupaten Siak dan Lembaga Adat Melayu Kabupaten Siak.

Sebelumnya, Himpunan Mahasiswa Sungai Apit (HIMASA) juga turut mengirim surat dengan Nomor 010/HIMASA/2020 pada tanggal 30 September 2020 kepada pihak Kecamtan Sungai Apit dan Lembaga Adat Melayu kecamatan Sungai Apit, dengan tujuan agar segera mengklarifikasi terkait sejarah Sarifah Sembilan agar tidak menimbulkan polemik yang berlarut,” Ungkap Muhammad Sofyan selaku Ketua Umum HIMASA kepada Awak media Jum’at malam (16/10/20).

Lebih lanjut Sofyan juga menjelaskan, HIMASA sebagai wadah untuk intelektual muda putera puteri Sungai Apit ingin mengetahui akan sejarah Syarifah Sembilan ini, “Apalagi ini katanya sejarah dari kecamatan sendiri, malu rasanya sebagai anak daerah tidak tau sejarah daerah sendiri, maka dari itu kami ingin keterbukaan dari pihak-pihak terkait penamaan sejarah ini agar berakhir polemik di tengah-tengah masyarakat”, imbuh Sofyan.

Erman Sabri (Demisinoner HIMASA) juga menambahkan Pelurusan sejarah merupakan budaya untuk menyelesaikan masalah masa lalu, kisruh terkait penamaan salah satu objek wisata Taman Syarifah Sembilan yang menuai pro-kontra dari masyarakat.

“Oleh karena itu saya Erman Epi Sabri sebagai demisioner di Himpunan Mahasiswa Sungai apit setuju dengan dilayangkannya petisi oleh perwakilan masyarakat Kecamatan Sungai Apit”, ungkap Herman.

Herman menjelaskan pengiriman surat petisi kepada tiga instansi pemerintah kabupaten Siak adalah sebagai bentuk kekecewaan masyarakat atas tidak diindahkannya surat terbuka yang dituju kepada pihak Kecamtan sungai Apit dan LAM Kec. Sungai apit,.

“Hal ini sudah menjadi tanda tanya dielemen masyarakat daerah bahkan kemanca negara sekalipun, banyak ahli sejarah memepertanyakan tentang sejarah Syarifah Sembilan ini. Maka dari itu sudah sekiranya pihak Pemda, Dinas terkait di Kabupaten Siak menjawab tanda tanya besar ini”, jelas Herman.

Hal senada juga disampaikan oleh Dewan Penasehat Himpunan Mahasiswa Sungai Apit yaitu Deby Afriyoza, Kami meminta pemerintah meluruskan dan memberikan pelajaran kepada masyarakat seperti yang tertuang dalam amanah UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang mana keterbukaan informasi publik merupakan ciri penting negara demokratis.

“Sesuai dengan Pasal 28 F UUD 1945 yang menjamin setiap orang berhak memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya”, Kata Deby.

Deby berharap PEMDA Kabupaten Siak untuk segera menyelesaikan dan menyampaikan permintaan masyarakat yang telah diatur dalam Pasal 22 UU KIP, “Harapan kami PEMDA segara untuk meluruskan kebenaran informasi yang beredar saat ini tentang syarifah sembilan, agar tidak menjadi informasi yang rancu lagi”, Pungkas Deby. (Buyung)

Terhubung

20,832FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Selanjutnya

Jamiludin Lantik 9 Penghulu di Rokan Hilir

ROHIL - Peghulu merupakan ujung tombak kepala daerah di lapangan untuk menjalankan pemerintahan dan pembangunan daerah. Demikian hal ini diungkap wakil bupati (Wabup) Rokan...

H. Nurzahedi Bersama SKK Migas & KKKS Serahkan Bantuan Sembako Kepada Warga Desa Tanjung Bungo

KAMPAR – Wujud kepedulian dimasa Pandemi Covid-19 ini, SKK Migas & KKKS bersama Anggota DPR RI Pak H. Nurzahedi, SE Alias Eddy Tanjung memberikan...

Ini Kriteria Orang yang Tidak Boleh Divaksin Covid-19

JAKARTA - Vaksinasi COVID-19 di Indonesia sudah mulai berlangsung sejak kemarin, Rabu (13/1/2021). Namun, ada sejumlah kelompok orang yang tidak boleh divaksin COVID-19. Adapun salah...

TERPOPULER

Anggota DPR RI, H. Nurzahedi, SE Alias Eddy Tanjung Pilih Daerah Kampar Sebagai Penutup Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

DESARIAU.COM (Kampar) - Menjelang penutupan tahun 2020, Agenda Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan menyisakan 1 kali kunjungan untuk Anggota DPR RI mengunjungi Daerah pemilihannya di...

DPRD Kampar Gelar Paripurna Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Kampar 2021

Desariau.com (Kampar) - Dalam rangka pembahasan KUA-PPAS APBD Kampar tahun 2021, Kembali Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar melaksanakan rapat paripurna, Kamis (12/11/2020)...

6 Orang Warga Meranti Tertular Covid-19 Hasil Swab Positif

MERANTI – Pandemi Covid-19 atau Virus Corona melanda lagi di Kabupaten Kepulauan Meranti, ada sebanyak 6 orang di nyatakan positif dan berada di Isolasi...

Berjalan 5 Bulan Pernikahan, Sumai Baru Tahu Istri Ternyata Polwan

Desariau.com - Selama 5 bulan meikah, Seorang suami berinisial SS (43) yang menikah dengan WS (43) baru tahu bahwa sang istri adalah Polisi Wanita...

Pusat Karir UIR Hadirkan Rektor IPB dan Presdir RAPP di Webinar Soft Skill Kepemimpinan

PEKANBARU - Pusat Karir Universitas Islam Riau kembali menggelar webinar bertajuk, 'Soft Skill Kepemimpian'. Rencana, webinar yang menghadirkan Rektor Intitut Pertanian Bogor Prof Dr...